Senin, 16 November 2009


KEMASAN UNIVERSAL

Salah satu kemasan modern yang banyak dipakai sebagai wadah makanan ringan adalah kantongan plastik. Plastik ini terdiri dari berbagai macam jenis dan bahan, yang paling banyak digunakan adalah jenis PP(Polyurethane Propylene) dan PE (polyurethane Etylene). PP bersifat lebih keras daripada PE, tampilannya lebih bening dari PE namun tidak mudah untuk saling direkatkan seperti PE. PE bersifat lebih lunak daripada PP, lebih mudah direkat daripada PE, namun tampilannya kurang jernih dibanding PP.

Umumnya makanan ringan sederhana dibungkus dengan plastik PE kemudian direkat dengan menggunakan lilin. Kondisi ini seringkali membuat makan ringan tersebut menjadi melempem setelah beberapa hari. Hal ini dikarenakan kantongan kemasannya hanya terdiri dari satu lapis saja atau disebut sebagai single layer. Pori-pori pada plastik single layer biasanya lebih besar daripada multi layer sehingga masih memungkinkan terjadinya pertukaran gas ataupun merembesnya minyak dari produk ke luar kantongan. Selain itu setelah beberapa waktu biasanya kantongan plastik akan terlihat lebih kusam sehingga terkesan sudah lama.

Kantongan plastik yang lebih baik adalah multi layer, biasanya terdiri minimal dari dua lapis yakni PP dan PE. Paduan keduanya membuat tampilan plastik menjadi jernih / bening dan mudah untuk direkat dengan peralatan sealer listrik. Selain itu pori-pori juga lebih rapat atau lebih kecil sehingga produk tidak mudah melempem dan minyak tidak mudah merembes dari dalam kantongan. Kantongan Plastik Multi Layer yang telah dicetak oleh pabrik biasanya terlihat sangat bagus, gambar hasil printing tidak mudah terkelupas karena berada dilapisan bawah yang kemudian dilindungi oleh lapisan luar.

Kantongan plastik multi layer untuk makanan ringan misalnya, dapat dibuat dipabrik dalam bentuk roll atau gulungan panjang yang kemudian dipasang dimesin pengemas yang kemudian secara otomatis membentuk kantongan utuh dan sekaligus mengisi kantongan dengan produk dan merekatnya. Cara ini memerlukan mesin pengemasan berukuran cukup besar dan kantongannya telah didesain secara khusus untuk produk tertentu. Artinya desain kantong hanya untuk satu jenis produk tertentu, misalnya kacang telor. Bentuk lainnya adalah kantongan terpisah dimana salah satu sisi atas atau bawah terbuka, perusahaan bisa mengisi sendiri kantongan tersebut baru kemudian merekatnya dengan hand sealer kecil.

Selain bentuk yang sudah diprinting khusus untuk satu macam produk, adapula kantongan plastik multi layer yang dapat digunakan untuk berbagai macam produk. Kantongan semacam ini disebut sebagai kantongan atau kemasan universal, sudah diprinting dengan desain yang bagus, namun belum ada label produk. Pengusaha makanan ringan dapat menempel kantongan tersebut dengan stiker label berisi Merk dan semua keterangan tentang produk, atau dapat pula mencetak merek produk dengan teknik sablon keatasnya. Contoh kantongan atau kemasan universal semacam ini dapat dilihat dibagian atas halaman ini.

Dengan menggunakan kantongan seperti ini produk makanan sederhana dapat terlihat lebih menarik dan daya tahannya juga dapat meningkat. Untuk produk-produk tertentu daya tahan dapat dibantu lagi dengan menggunakan Bahan Tambahan Pangan yang diizinkan dengan batasan pemakaian tertentu.

Adanya kemasan-kemasan universal ini akan sangat membantu bagi pelaku usaha kecil makanan ringan yang berada jauh dari pabrikan atau jauh dari perkotaan, sehingga produk mereka juga dapat tampil bagus, menarik, dan punya nilai tambah seperti halnya produk dari kota yang dibuat di pabrik.

Harga sebuah kemasan universal memang lebih tinggi dibandingkan kemasan biasa, hal ini terkadang membuat UKM secara psikologis merasa mahal karena telah terbiasa dengan kantongan yang lebih murah tapi dengan banyak kelemahan. Padahal kalau mau dicermati, harga kemasan modern ini tidaklah mahal karena membawa sejumlah kelebihan yang akan menjadi nilai tambah produk. Desainnya yang sudah bagus dengan label stiker membuat tampilan produk tidak kalah dengan pabrikan, efeknya adalah nilai jual dapat diangkat lebih tinggi tanpa harus terasa mahal ditangan konsumen. Kemudian warna yang menarik, label yang bagus dan benar aturannya akan menarik pembeli untuk lebih cepat membuat keputusan membeli karena terlihat lebih higienis, lebih menarik, lebih tahan lama, keterangan produk lebih lengkap, dan harganya pantas dengan kemasannya. Akibat langsung yang diterima oleh produsen biasanya adalah keuntungan menjadi berlipat daripada dengan kemasan biasa. Keuntungan berlipat ini pada akhirnya malah meniadakan biaya kemasan. Artinya harga kemasan ini akan terasa sangat murah, bahkan seperti tidak ada.

(Hatta).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar